"Kolam" Revitalisasi Di SDN 2 Karang Bundar

MULTIINFORMASI.COM || Aceh Tamiang -

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan baik Dasar dan Menengah yang sedang marak digelontorkan oleh Pemerintah bertujuan untuk memperbaiki sarana pendidikan yang terkena musibah agar menjadi lebih baik lagi. 

SD NEGERI 2 KARANG BUNDAR adalah salah satu sekolah yang menerima program dari Kementerian tersebut senilai Rp. 518.062.421, yang sistem pengelolaannya dikerjakan secara swakelola bersama masyarakat sesuai dengan anjuran dirjen kementrian agar perekonomian masyarakat sekitar dapat bangkit. 
Namun dalam pelaksanaannya masih saja dijumpai banyak kelalaian dalam pengerjaan dilapangan, salah satunya yang terjadi disekolah tersebut adalah hal penimbunan halaman sekolah. Dimana halaman sekolah yang seyogyanya menjadi tempat kegiatan anak didik baik itu seperti upacara bendera dan kegiatan lainnya namun di Sekolah Dasar Negeri 2 Karang Bundar ini malah halaman sekolah terjadi sebaliknya. Halaman sekolah pada saat hujan masih saja tergenang air menyerupai kolam diberbagai sisi halaman sekolah tersebut. 

Pemandangan ini bukan saja "menyesakkan dada" tetapi ini juga merupakan tamparan keras bagi pelaksana peserta didik dan Dinas terkait dalam menjaga kesehatan anak didiknya. 
Selamat dari musibah Banjir Bandang bukan berarti anak didik kembali harus bermain lumpur.

Halaman sekolah yang seyogyanya ditimbun dengan menggunakan tanah timbunan yang baik serta dengan ukuran tertentu tetapi nyatanya timbunan dilapangan hanya sekedar saja. Dan juga drainase pada setiap sisi tidak berfungsi dengan baik sehingga bila hujan turun air tetap tergenang dibeberapa titik bahkan didepan pintu kelas anak didik. 

Dilapangan jelas terlihat hanya digunakan selembar papan yang dijadikan alas sebagai sarana jalan peserta didik agar terhindar dari genangan air dan lumpur. 

Selain menimbulkan genangan air dan berlumpur tidak tertutup kemungkinan juga akan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit lain bagi anak didik. 

Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Karang Bundar ketika dihubungi MULTIINFORMASI.COM pada Jum'at (02/10/2026) melalui pesan whatsappnya mengatakan "timbunan menggunakan tanah timbun dan ketebalannya belum ada ketentuan karna halamannya rusak berat" jelas Kepsek singkat.

Ironis memang dengan pernyataan kepala sekolah tersebut, dengan anggaran perbaikan halaman yang begitu besar tetapi penimbunan dilakukan seadanya terkesan pihak pengelola revitalisasi sekolah mengejar keuntungan berlipat ganda dari kegiatan penimbunan ini. (DJ)
SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR